Sabtu, 01 September 2012

Praktek Mengenai Proses Difusi dan Osmosis





Pada hari kamis kemarin, saya dan teman-teman di SMAN 8 Tangerang melakukan percobaan mengenai proses difusi dan osmosis. Berikut cara kerjanya:

Alat dan Bahan  : 
1.    Kentang       1 buah
2.    Teh celup     1celup 
3.    Garam halus  1bungkus 
4.    Air               secukupnya
5.    Gelas            4buah 
6.    Neraca                
7.    Pisau
Cara Kerja           :
a.    Siapkan 4 buah gelas yang berisikan air masing-masing sebanyak 100ml.

b.   Timbang garam halus sebanyak masing masing 30gr dan 10gr dengan menggunakan neraca, lalu masukan ke dalam gelas.
c.   Potong kentang menjadi 3 bagian kecil, lalu timbang.
d.   Catatlah berat masing masing kentang sebagai data.
e.    Celupkan teh celup kedalam salah satu gelas yang berisikan air biasa. Amati pada menit keberapa air dan teh tercampur.
f.    Masukan juga kentang ke dalam gelas berisikan air yang mengandung 30% garam, 10% garam, dan air biasa.
g.    Diamkan kentang selama 15 menit, lalu amati apa yang terjadi.

Kesimpulan        :
Kentang 1 => 10,8gr  >> Air yang mengandung 10% garam      => menjadi 9,55gr
Kentang 2 => 11gr     >> Air yang mengandung 30% garam      => menjadi 9,8gr
Kentang 3 => 11gr     >> Air biasa                                            => menjadi 12,3gr

Peristiwa bercampurnya teh dengan air merupakan salah satu contoh peristiwa difusi. Sedangkan kentang yang di rendam di air merupakan contoh peristiwa osmosis. Hasilnya pada menit ke 47 menit, teh dan air bercampur. Sedangkan pada pecobaan kentang, setelah 15 menit kentang yang direndam di air yang mengandung garam menjadi berkerut. Sedangkan air yang direndam di air miasa mebjadi mengembang. 

Difusi adalah proses perpindahan zat atau molekul dari tempat yang memiliki konsentrasi tinggi ke tempat yang konsentrasinya rendah pada suhu dan tekanan yang sama. Difusi terjadi akibat gerak kinetik acak atau gerak termal. Proses difusi dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti : gradien potensial kimia, komsentrasi, suhu, tekanan, dan permukaan pengabsorbsi, serta kelebihan energi bebas pada suatu bejana dibandingkan dengan energi bebas di bejana lain. 

Sedangkan osmosis adalah proses perpindahan air dari zat yang berkonsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (hipertonis), proses ini biasa melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat.

 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar